about me..?

Foto Saya
seseorang yang lebih sering diam karena ingin mendapat kejelasan dan kepekaan akan suatu peristiwa. tidak mudah percaya kepada orang lain. orang yang tidak mudah dekat dengan orang lain. sangat selektif.. orang yang unik.

Senin, 21 Januari 2008

Depok, 21 januari 2008

Depok tambah padat...
Macet dimana-mana...
Pengaturan pembangunan yang tidak rapih..
BERANTAKAN!!!
Depok sudah hampir sama seperti Jakarta,
Banjir dimana-mana, padahal dari ketinggian wilayah, Depok jelas-jelas lebih tinggi dari Jakarta.

Berkembang sih berkembang tapi juga harus memperhatikan unsur daerah resapan air...
Sudah tahu sekarang ada yang namanya GLOBAL WARMING.
Masih kurang sadar kalau dunia tambah panas?
Kenapa nggak ada inisiatif untuk menghentikan pembangunan sementara ini, dan menggalakkan penghijauan kembali.
Berusaha menjadikan Depok yang seperti dahulu.
Yang sejuk..
Nyaman..
bEBAS BANJIR..
Nggak panas..
dan... BERSIH...!

Macet di Depok nggak kalah sama kayak Jakarta.
Rakyat Depok itu sebagian besar "ra nggugu"
kalo dibilangin jgn nyerobot di lampu merah, tetep aja nyerobot, di puteran juga gitu.

Pemerintah Kota Depok seakan nggak peka akan yang terjadi sama wilayah yang dibawah pemerintahannya. Jalan raya rusak udah kayak miniatur lembah amazone + demo dari masyarakat, baru dana turun untuk perbaikan jalan. Udah gitu, perbaikannya serentak di seluruh Depok. NGGAK SALAH LAGI KALAU DEPOK TAMBAH ANCUR.. UDAH MACET TAMBAH MACET.. kemana-mana macet. Akhirnya, para sopir angkot pada demo. Yaaa... gimana nggak demo.. yang namanya macet itu kan mesin masih nyala dan bakal ngabisin bensin. Secara tidak langsung, itu juga namanya pemborosan bahan bakar!!

Sekarang lagi..
Di jalan Tole Iskandar ada satu jalan yang namanya Jl.Raden Saleh. Dan di jalan itu dari masa ke masa, frekuensi kendaraan yang melewati jalan itu semakin padat. (Imbauan : alangkah baiknya tiap akhir minggu pemerintah kota depok refreshing mata, dengan jalan-jalan keliling kota depok) Mbok yo tau gitu, kasih tambahan satuuuu... ajaaaa... lampu merah disitu. Biar kendaraan semakin teratur.

Dan ada lagi tentang kota Depok yang menyandang predikat Kota Terkotor, para pemerintah kota depok jangan hanya bisanya pidato di atas panggung bilang kalo depok kota terkotor doank... Yang namanya bawahan, mana bisa berjalan tanpa adanya contoh dari atasannya..
Mana terjun langsung ke lapangan dari pemerintah kota depok untuk menanggapi hal itu!?!!

Komentar pribadi saya selama ini terhadap hasil kerja pemerinyah kota depok yang baru : "KURANG"

mAAf kalo ada kata-kata yang kurang mengenakkan, jujur saja.. kan lebih enak..!

0 komentar: